expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Rabu, 18 Maret 2015

Present Continuous Tense

Present continuous tense menandakan kegiatan yang sedang dilakukan sekarang.
(+) Subject + to be (is, am, are) + V-ing + Adverb
I am studying.
She is watching television.
You are studying.

(-) Subject + to be (is, am, are) + not + V-ing + Adverb
I am not studying.
She is not watching television
You are not studying.

(?) to be (is, am, are) + subject + V-ing ?
Am I studying?
Is she watching television?
Are you studying?

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan googling sumber lain biar lebih jelas, hehe...

Jual Baterai Laptop Dell Inspiron 1440 OEM

Masih ingat postingan saya yang telah lalu? Tentang baterai laptop yang baru saya beli.
Setelah beberapa kali dicoba ternyata si baterai tetap tidak mau mengisi, karena adaptornya juga sudah berganti, akhirnya si baterai hanya teronggok di dalam lemari.
Jadi, daripada baterai itu tidak berguna, saya ingin menawarkannya kepada teman-teman. Barangkali ada teman-teman yang membutuhkan baterai laptop Dell Inspiron 1440 OEM, teman-teman bisa menghubungi saya di sini.
Baterainya hanya ada satu, jadi ini memang menjual barang pribadi, hehe... Kondisi baterainya insha Allah sehat, dan masih baru. Pengiriman dari Bandung, buat teman-teman yang berada di luar kota Bandung. Bila domisili teman-teman di sekitaran Banjaran, Soreang, dan sekitarnya, bisa COD-an.
Ini penampakan baterai laptop saya.
Bila ada yang tertarik, silakan kontak Facebook saya yaaa....
Terima kasih.

New Update
Baterainya sudah terjual yaaaa... terima kasih :D

Sabtu, 07 Maret 2015

Beli Baterai Laptop

Sudah terlalu lama tampaknya laptop saya merasa hampa tanpa sebuah baterai (halaaaah, lebay!), jadi kemarin saya memutuskan untuk membeli sebuah baterai pengganti. Oiya, laptop saya ini Dell inspiron 1440.
Saya pun googling, (seharusnya saya membeli langsung di kandaga, atau istana BEC, tapi itu baterai original yang harganya hampir setengah dari netbok 12") dan ketemulah dengan sang penjual baterai dari kaskus. Baterainya itu OEM (Original Equipment Manufacturer).
Setelah search di google, baterai OEM itu adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan baterai yang dijual perusahaan lain yang dikemas dalam kemasan biasa yang dibuat dari perusahaan baterai asli. Menurut saya sih, baterai OEM itu bukan original tapi juga bukan KW. Bingung? Sama saya juga, hehe...
Oiya, kembali ke cerita, saya pun membeli baterai tersebut. Alhamdulilah, agan kaskuser yang saya hubungi itu amanah. Dia tinggal di Yogya, tapi pengiriman dilakukan dari Yogya dan Jakarta. Begitu saya transfer, baterainya langsung dikirim, hanya saja JNE sedang tidak bersahabat bulan kemarin, sehingga baterai yang harusnya tiba tiga hari baru datang dua belas hari kemudian. 
Setelah dicoba, baterainya ternyata bermasalah. Saya kembali menghubungi si agan itu, dan memang dia menjanjikan garansi selama 3 bulan, jadi saya bisa mengembalikan baterai tersebut. Kemudian saya kirim balik deh baterai tersebut, dan setelah baterainya dia terima, saya dikirimi lagi baterai yang baru. Oiya, harganya murah dan sudah termasuk ongkos kirim, termasuk bila harus mengirim baterai baru, tapi bila kita mengirim ke sana, ongkirnya kita yang tanggung.
Alhamdulilah, baterai yang baru berjalan seperti biasa. Tapi.... sayangnya, laptop saya tidak menerima kehadiran si baterai. Baterai terdeteksi dan berjalan normal, tapi tidak mau mengisi ketika dihubungkan dengan listrik. Mungkin motherboard atau adaptornya yang bermasalah, entahlah. Saya tidak mau mencari masalah dengan mengoprek hardware laptop saya (selama saya belum mampu untuk membeli yang baru, hehe).
Sudah saya coba dengan mengganti windows (dari windows 7 ke windows xp) tapi tetap tidak mau mengisi, daripada daya baterai tersebut habis percuma, akhirnya saya simpan baterai tersebut.
Rupanya, laptop saya betah dalam kesendiriannya, haha...
 

Selasa, 10 Februari 2015

Bawang oh Bawang....

Sudah pasti kenal kan dengan bawang merah? Saudara kembar si bawang putih yang selalu menjadi favorit para koki dan ibu yang gemar memasak. Bawang merah selalu menjadi bumbu yang tidak pernah tertinggal dalam sebuah masakan. Rasanya hambar bila tidak diberi bawang merah, hehe...
Baiklah selain sebagai bumbu masakan, bawang merah juga bisa untuk mengobati beberapa penyakit. Saya pernah membahas dalam postingan saya sebelumnya bahwa saya pernah menggunakan bawang merah untuk mengobati gigi saya yang sakit, dan mengeluarkan duri kecil (telusupan).
Sekarang, saya jatuh cinta (lagi) pada si bawang merah. Berawal dari sebuah artikel di facebook dan di google yang bercerita bahwa para peneliti menemukan fakta bahwa bawang merah dapat menyerap kuman, virus, dan bakteri dengan baik. Sehingga bawang merah tidak boleh dikupas dan diletakkan di sembarang tempat karena akan menyerap si kuman, virus, atau bakteri yang ada di sekitarnya. 
Saya lalu mencobanya, ketika saya sedang gejala flu (demam, bersin-bersin, batuk) saya mengupas satu siung bawang merah dan membelahnya jadi dua lalu saya letakkan di dalam kamar dan dibiarkan semalaman serta menggantinya (mengupas bawang yang baru) selama kurang lebih dua malam. Pada hari ketiga, saya tidak lagi mengalami gejala flu.
Mungkin itu hanya sebuah kebetulan, tapi sekarang saya selalu mengupas bawang merah dan meletakkannya di dalam kamar ketika saya atau suami mulai bersin-bersin dan demam. Alhamdulilah... itu ga pernah berlangsung lama. Sehingga saya atau suami tidak perlu tergantung pada antibiotik atau obat warung. Teman-teman bisa mencobanya :D

Selasa, 03 Februari 2015

Mudik Sebentar

Waaah... lama sekali saya tidak menulis, dan sekarang sudah tahun 2015 hehe...
Akhir Januari kemarin alhamdulilah saya dan suami diberi kesempatan untuk menengok si Mbah putri dan kakung di kota kelahiran ibu saya, Madiun.
Kami memilih menggunakan bis kramadjati karena dari dulu saya sudah terbiasa menggunakan armada bis tersebut hehe...
Karena sekarang saya tinggal di Banjaran, saya mencari agen KD di sini. Setelah ketemu, ternyata tidak ada yang jurusan Madiun. Agen KD dari Banjaran hanya memberangkatkan ke Solo, Jogya, dan Wonogiri. Berangkatnya jam 2 dari agen KD yang berada di Kamasan, dekat Kantor desa Kamasan seingat saya, pokoknya pinggir jalan sebelum Griya Banjaran, hehe...
Sesudah nanya-nanya sama si mbak penjaganya, dan googling, kami tahu bahwa bis KD jurusan Madiun hanya berangkat dari agen pusat di jalan Ambon - Bandung, terminal Cicaheum, dan agen Rancaekek. Setelah menimbang-nimbang, akhirnya kami survei dulu ke agen KD di Rancaekek (takutnya udah pesen tiket di sana ternyata ga ada yang berangkat ke Madiun hehe) ditemani teman yang memang tinggal di daerah Majalaya. Ternyata, agen KD Rancaekek dekat dengan agen Budiman, dan merangkap dengan agen Tunggal Daya, letaknya persis di jalan raya Rancaekek dekat pabrik Kahatex. 
Akhirnya kami pun memutuskan untuk berangkat dari sana. Oiya, harga tiket bis kramadjati periode Januari 2015 waktu itu jurusan Bandung - Madiun adalah 195 ribu. Bisnya AC eksekutif, lumayan nyaman karena ada sandaran kaki, bantal, dan selimut, dan cepat. 
Sudah lama sekali saya pergi ke Madiun, terakhir saya hanya pergi ke Magelang dan Jogya. Jadi baru pertama kali naik bis AC eksekutif yang ada sandaran kaki, bantal, dan selimut. Biasanya hanya kursi biasa saja seperti bis jurusan Bandung - Sukabumi hehe....
Oiya, untuk jurusan Banjaran - Solo / Jogya / Wonogiri per Januari kemarin itu harga tiketnya 145 ribu. Lumayan murahlah... hehe...
Next time, insha Allah saya ingin mengajak suami bersilaturahmi ke rumah saudara di Magelang :D