expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Sabtu, 07 Maret 2015

Beli Baterai Laptop

Sudah terlalu lama tampaknya laptop saya merasa hampa tanpa sebuah baterai (halaaaah, lebay!), jadi kemarin saya memutuskan untuk membeli sebuah baterai pengganti. Oiya, laptop saya ini Dell inspiron 1440.
Saya pun googling, (seharusnya saya membeli langsung di kandaga, atau istana BEC, tapi itu baterai original yang harganya hampir setengah dari netbok 12") dan ketemulah dengan sang penjual baterai dari kaskus. Baterainya itu OEM (Original Equipment Manufacturer).
Setelah search di google, baterai OEM itu adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan baterai yang dijual perusahaan lain yang dikemas dalam kemasan biasa yang dibuat dari perusahaan baterai asli. Menurut saya sih, baterai OEM itu bukan original tapi juga bukan KW. Bingung? Sama saya juga, hehe...
Oiya, kembali ke cerita, saya pun membeli baterai tersebut. Alhamdulilah, agan kaskuser yang saya hubungi itu amanah. Dia tinggal di Yogya, tapi pengiriman dilakukan dari Yogya dan Jakarta. Begitu saya transfer, baterainya langsung dikirim, hanya saja JNE sedang tidak bersahabat bulan kemarin, sehingga baterai yang harusnya tiba tiga hari baru datang dua belas hari kemudian. 
Setelah dicoba, baterainya ternyata bermasalah. Saya kembali menghubungi si agan itu, dan memang dia menjanjikan garansi selama 3 bulan, jadi saya bisa mengembalikan baterai tersebut. Kemudian saya kirim balik deh baterai tersebut, dan setelah baterainya dia terima, saya dikirimi lagi baterai yang baru. Oiya, harganya murah dan sudah termasuk ongkos kirim, termasuk bila harus mengirim baterai baru, tapi bila kita mengirim ke sana, ongkirnya kita yang tanggung.
Alhamdulilah, baterai yang baru berjalan seperti biasa. Tapi.... sayangnya, laptop saya tidak menerima kehadiran si baterai. Baterai terdeteksi dan berjalan normal, tapi tidak mau mengisi ketika dihubungkan dengan listrik. Mungkin motherboard atau adaptornya yang bermasalah, entahlah. Saya tidak mau mencari masalah dengan mengoprek hardware laptop saya (selama saya belum mampu untuk membeli yang baru, hehe).
Sudah saya coba dengan mengganti windows (dari windows 7 ke windows xp) tapi tetap tidak mau mengisi, daripada daya baterai tersebut habis percuma, akhirnya saya simpan baterai tersebut.
Rupanya, laptop saya betah dalam kesendiriannya, haha...
 

Selasa, 10 Februari 2015

Bawang oh Bawang....

Sudah pasti kenal kan dengan bawang merah? Saudara kembar si bawang putih yang selalu menjadi favorit para koki dan ibu yang gemar memasak. Bawang merah selalu menjadi bumbu yang tidak pernah tertinggal dalam sebuah masakan. Rasanya hambar bila tidak diberi bawang merah, hehe...
Baiklah selain sebagai bumbu masakan, bawang merah juga bisa untuk mengobati beberapa penyakit. Saya pernah membahas dalam postingan saya sebelumnya bahwa saya pernah menggunakan bawang merah untuk mengobati gigi saya yang sakit, dan mengeluarkan duri kecil (telusupan).
Sekarang, saya jatuh cinta (lagi) pada si bawang merah. Berawal dari sebuah artikel di facebook dan di google yang bercerita bahwa para peneliti menemukan fakta bahwa bawang merah dapat menyerap kuman, virus, dan bakteri dengan baik. Sehingga bawang merah tidak boleh dikupas dan diletakkan di sembarang tempat karena akan menyerap si kuman, virus, atau bakteri yang ada di sekitarnya. 
Saya lalu mencobanya, ketika saya sedang gejala flu (demam, bersin-bersin, batuk) saya mengupas satu siung bawang merah dan membelahnya jadi dua lalu saya letakkan di dalam kamar dan dibiarkan semalaman serta menggantinya (mengupas bawang yang baru) selama kurang lebih dua malam. Pada hari ketiga, saya tidak lagi mengalami gejala flu.
Mungkin itu hanya sebuah kebetulan, tapi sekarang saya selalu mengupas bawang merah dan meletakkannya di dalam kamar ketika saya atau suami mulai bersin-bersin dan demam. Alhamdulilah... itu ga pernah berlangsung lama. Sehingga saya atau suami tidak perlu tergantung pada antibiotik atau obat warung. Teman-teman bisa mencobanya :D

Selasa, 03 Februari 2015

Mudik Sebentar

Waaah... lama sekali saya tidak menulis, dan sekarang sudah tahun 2015 hehe...
Akhir Januari kemarin alhamdulilah saya dan suami diberi kesempatan untuk menengok si Mbah putri dan kakung di kota kelahiran ibu saya, Madiun.
Kami memilih menggunakan bis kramadjati karena dari dulu saya sudah terbiasa menggunakan armada bis tersebut hehe...
Karena sekarang saya tinggal di Banjaran, saya mencari agen KD di sini. Setelah ketemu, ternyata tidak ada yang jurusan Madiun. Agen KD dari Banjaran hanya memberangkatkan ke Solo, Jogya, dan Wonogiri. Berangkatnya jam 2 dari agen KD yang berada di Kamasan, dekat Kantor desa Kamasan seingat saya, pokoknya pinggir jalan sebelum Griya Banjaran, hehe...
Sesudah nanya-nanya sama si mbak penjaganya, dan googling, kami tahu bahwa bis KD jurusan Madiun hanya berangkat dari agen pusat di jalan Ambon - Bandung, terminal Cicaheum, dan agen Rancaekek. Setelah menimbang-nimbang, akhirnya kami survei dulu ke agen KD di Rancaekek (takutnya udah pesen tiket di sana ternyata ga ada yang berangkat ke Madiun hehe) ditemani teman yang memang tinggal di daerah Majalaya. Ternyata, agen KD Rancaekek dekat dengan agen Budiman, dan merangkap dengan agen Tunggal Daya, letaknya persis di jalan raya Rancaekek dekat pabrik Kahatex. 
Akhirnya kami pun memutuskan untuk berangkat dari sana. Oiya, harga tiket bis kramadjati periode Januari 2015 waktu itu jurusan Bandung - Madiun adalah 195 ribu. Bisnya AC eksekutif, lumayan nyaman karena ada sandaran kaki, bantal, dan selimut, dan cepat. 
Sudah lama sekali saya pergi ke Madiun, terakhir saya hanya pergi ke Magelang dan Jogya. Jadi baru pertama kali naik bis AC eksekutif yang ada sandaran kaki, bantal, dan selimut. Biasanya hanya kursi biasa saja seperti bis jurusan Bandung - Sukabumi hehe....
Oiya, untuk jurusan Banjaran - Solo / Jogya / Wonogiri per Januari kemarin itu harga tiketnya 145 ribu. Lumayan murahlah... hehe...
Next time, insha Allah saya ingin mengajak suami bersilaturahmi ke rumah saudara di Magelang :D

Sabtu, 29 November 2014

Sempurna

"Kau lengkapi diriku, oh sayangku kau begitu, sempurna..."
Itulah sepenggal lirik lagu Sempurna milik Andra and the Backbone. Kalo didengarkan sih memang lagunya romantis yah, bikin klepek-klepek setiap wanita yang mendengarnya, hehe...
Btw, saya bukan ingin membahas lagu itu ataupun band-nya, saya ingin membahas tentang sempurna.
Setiap orang, selalu berusaha untuk menjadi sempurna. Untuk kaum wanita, mereka menganggap wanita sempurna itu yang tinggi, langsing, kulit putih, berambut panjang, seksi, pintar, dan sehat. Sementara kaum pria mengganggap sempurna itu pria yang atletis, berotot, sixpack, pintar, dan tampan. Semua orang lalu berlomba-lomba untuk menjadi sempurna. Banyak hal yang mereka lakukan untuk mendapatkan hal itu walaupun mereka harus melakukan operasi plastik atau memasukkan zat beracun ke dalam tubuh mereka. Lalu bagaimana hasilnya? Sempurna mungkin, tapi itu tidak abadi.
Kata sempurna menurut KBBI artinya utuh, lengkap segalanya (tidak bercacat dan tidak bercela). Lalu bagaimana? Adakah yang manusia yang sempurna di dunia? 
Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Semua kesempurnaan yang manusia cari itu hanya sebuah tolok ukur atau pendapat dari manusia lainnya. Seharusnya kita menyadari, bahwa Allah sudah memberi kita kesempurnaan di setiap diri kita sendiri. Sehingga, kesempurnaan yang kita miliki tidak seharusnya dibanding-bandingkan dengan kesempurnaan orang lain.
Ya... mata, hidung, telinga, kaki, tangan, organ dalam, warna kulit, warna rambut, itu semua kesempurnaan fisik yang telah Allah ciptakan untuk kita. Juga kesempurnaan batin dari Allah berupa kecerdasan pikiran dan jiwa. Allah telah mempertimbangkan semuanya untuk kita, lebih dari yang kita ketahui.
Bagi Allah, masing-masing dari kita sempurna, tidak ada yang cacat. Walau dimata manusia, mungkin ada yang tidak memiliki tangan, kaki, tidak dapat melihat, tidak dapat mendengar, tidak dapat berpikir, dan lain sebagainya. Tapi itulah bentuk kasih sayang Allah untuk kita. Manusia yang terlahir sempurna secara fisik pun, ketika Allah berkehendak, akan diambil sedikit kesempurnaannya. Bukankah kita sering melihat seseorang yang terlahir cantik kemudian harus diamputasi sebagian tangan atau kakinya di masa remaja atau dewasanya? Lalu kesempurnaan mana lagi yang akan dibanggakan?
Hehe... Saya tidak dapat menjelaskan dengan kata-kata, dan mungkin tulisan saya ini tidak dapat dimengerti sepenuhnya, tapi pada intinya, saya ingin mengajak kita untuk bersyukur atas kesempurnaan fisik dan pikiran yang Allah berikan pada kita, juga kesempurnaan hidup yang kita dapatkan. Semoga iman dan keyakinan kita melengkapi itu semua.
Mari kita bersyukur atas semua yang Allah berikan dalam hidup kita, dari mulai tubuh kita sendiri, orang tua kita, sahabat-sahabat kita, dan lain sebagainya. Jangan pernah menyesali apapun yang Allah berikan pada kita, karena semua itu pasti ada hikmahnya -tentu saja bila kita bisa melihat hikmah yang terkandung dari hal itu- dan semua itu pasti yang terbaik untuk kita.
Saya sempurna karena Allah menyembunyikan kelemahan saya. Allah memang maha sempurna :D

Minggu, 23 November 2014

Sakit gigiiii....

Lama saya tidak menulis di blog ini, hehe... karena males sih sebenernya.
Sekarang, lebih tepatnya beberapa hari ini saya sedang sakit gigi. Rasanya, ampuuuuun DJ... Ga enak makan, kepala jadi sakit sebelah, plus pipi saya yang memang sudah bengkak jadi tambah bengkak sebelah, huhuhu....
Gara-garanya saya mungkin salah makan atau ada makanan yang terselip di gigi geraham kanan atas yang memang agak bolong. Setelah tiga hari saya abaikan bukannya sembuh malah makin menjadi.
Well, karena saya takut pergi ke dokter gigi, akhirnya saya googling deh obat alami untuk mengatasi sakit gigi. Tapi masalahnya, saya lupa. Hingga suatu pagi, saya menyeduh teh hijau, ternyata... sakitnya berkurang setelah saya meminumnya. Penasaran, detik itu juga saya langsung googling. Ternyata eh ternyata, teh hijau memang bisa digunakan untuk mengatasi rasa sakit pada gigi. Caranya dengan berkumur-kumur menggunakan teh hijau yang pekat tanpa gula. Memang teh hijau itu kan enaknya ga pake gula, hehe...
Akhirnya, saya pun berkumur dengan teh hijau. Tapi sakitnya hilang sekejap lalu muncul lagi huhuhu.... Saya lalu mengupas bawang merah yang ukurannya kecil, lalu saya selipkan di gigi yang sakit, seperti sedang menguyah gitu. Cuma sebentar sih, karena bawang merah itu ga enak, juga bau. Untuk menghilangkan baunya,  saya berkumur dengan teh hijau, lalu menggosok gigi dan minum teh hijau lagi. Alhamdulilah,  baunya ga terlalu menyengat.
Doakan semoga lekas sembuh yaaa... Teman-teman harus rajin menyikat gigi, dua kali sehari sebelum tidur dan sesudah makan. Karena sakit gigi itu ga banget deeeeh.... mending sakit hati, hihihi.
Tapi ya mending sehat selalu dink, hehe...